Tentang Kami

Selamat Datang di Asian Prophecy – One Stop Beauty Square.

Asian Prophecy Beauty Square adalah sebuah kawasan berkonsep one stop beauty, dengan fasilitas kafe, klinik kecantikan, butik dan spa berlokasi di Ubud. Di tengah suasana yang begitu kental dengan nilai budaya dan keindahan alamnya, Asian Prophecy menawarkan kita bersantai memanjakan diri dengan fasilitas dan pelayanan beragam, bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Adalah Yasuko Kanazawa, seorang berdarah Jepang yang menunjukkan kecintaannya pada alam dan kesehatan, mengombinasikan resep tradisional perawatan dan kesehatan tubuh ala Jepang dengan teknologi maju. Beliau mendirikan Asian Prophecy Spa 10 tahun silam, dan mengkreasikan hasil alam menjadi berbagai produk perawatan dan kecantikan.

Selain menikmati pijatan tangan terampil para therapis spa, Anda dapat menikmati sajian makanan ala rumahan di Asian Prophecy Cafe, yang juga menyuguhkan berbagai pilihan kue dan jenis kopi. Mata Anda pun akan dimanjakan dengan pernak pernik unik dan antik mulai dari cangkir kopi porselen yang sedang Anda nikmati, hingga souvenir dan pajangan menarik di BIN House, butik di sebelah kafe yang hanya dipisahkan dengan pintu kaca.

Tidak hanya menyegarkan tubuh, mata, pikiran dan juga mengenyangkan perut, Asian Prophecy Beauty Square juga baru saja menambahkan jenis pelayanannya, yaitu klinik kecantikan kulit dan anti aging, salon eyelash extention, dan body painting. Kawasan Beauty Square ini memang ditujukan untuk memberikan Anda kemudahan dalam melakukan perawatan kesehatan dan kecantikan.


Sekilas mengenai Asian Prophecy

Konsep One Stop Beauty Square ini dicetuskan oleh Yasuko Kanazawa, pendiri sekaligus CEO Asian Prophecy. Selain kafe, klinik kecantikan, butik dan spa, Asian Prophecy juga memiliki lini usaha di bidang konsultasi spa dan perizinan bisnis, dan investasi properti.

Berbekal insting bisnis yang tajam, Yasuko bertekad terus mengembangkan dan menambah lini usaha Asian Prophecy dan membuatnya menjadi yang terdepan di bidangnya. Dan tentu saja, semua lini usahanya tidak lepas dari pengaruh budaya Jepang yang melekat dalam dirinya, dimana Anda bisa mengharapkan standar terbaik di semua keamanan dan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan.

Di Asian Prophecy, Yasuko selalu berkeinginan meraih yang terbaik, dengan menggunakan teknologi terdepan di kelasnya. Hal ini nampak jelas dari pilihan peralatan dan mesin perawatan di klinik kecantikan dan spa. Dengan cermat, beliau memastikan agar setiap ruangan perawatan bersuasana nyaman, namun setiap detailnya menjalankan fungsi yang mendukung efektifnya perawatan.

Staf di Asian Prophecy mendapatkan pelatihan dari trainer yang didatangkan dari Jepang, memadukan keterampilan tangan Indonesia dengan pengetahuan dan teknik ala Jepang. Selain melatih para staf klinik kecantikan dan spa, teknik teranyar Jepang ini juga diajarkan ke para staf salon eyelash extension. Sedangkan untuk di kafe, pemanggang kopi juga didatangkan khusus dari Jepang untuk menjaga kualitas kopi yang disajikan.

Kecintaan Yasuko pada kesenian Jepang, juga terlihat pada pilihan pernak pernik di setiap sudut Beauty Square. Beliau memilih sendiri perabotan antik di kafe, dengan seksama menyeleksi barang-barang yang dipajang dan dijual di galeri, dan sangat bersemangat memilih koleksi batik sutra yang dipamerkan di butik.

Mungkin, ada saja pengunjung yang berpikir, Beauty Square ini merupakan galeri seni pribadi, karena sentuhan pribadi yang begitu melekat pada setiap detailnya.









Top